Perguruan Al Irsyad Banyuwangi Gelar Workshop Transformasi Strategi Pembelajaran Berorientasi TKA



BANYUWANGI – Sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran dan mempersiapkan peserta didik menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA), SD-SMP Al Irsyad Banyuwangi menggelar Workshop Transformasi Strategi Pembelajaran Berorientasi TKA* pada 23–24 Oktober 2026.

Kegiatan ini diikuti oleh 24 guru literasi dan numerasi dari jenjang SD dan SMP Al Irsyad Banyuwangi. Workshop menghadirkan narasumber Dr. Duhwi Indartiningsoj, S.Pd., M.Pd., dan dibuka oleh Penasihat Manajer, Ali Bakrisuk.

Workshop ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam memahami karakteristik TKA, menganalisis kisi-kisi, serta menyusun soal yang relevan dengan kompetensi yang diukur. Melalui kegiatan ini, para guru diharapkan mampu mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih efektif dan terarah sehingga berdampak positif terhadap kualitas hasil belajar peserta didik.

Kesediaan Belajar dan Kesungguhan, Kunci Keberhasilan Pendidikan

Dalam sambutannya, Duhwi menekankan pentingnya kesediaan dan kemauan peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan sungguh-sungguh serta menjaga fokus pada tujuan utama kegiatan.

Menurutnya, keberhasilan mengantarkan peserta didik meraih hasil terbaik membutuhkan komitmen, kesungguhan, dan kemauan guru untuk terus belajar serta meningkatkan kompetensi diri.

” Bekerja di dunia pendidikan bukan sekadar menjalankan tugas profesional, tetapi juga merupakan bagian dari perjuangan di jalan Allah atau jihad fi sabilillah Oleh karena itu, setiap ikhtiar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran hendaknya dilandasi niat yang tulus, semangat pengabdian, dan tanggung jawab dalam mendidik generasi penerus.

Bedah Kisi-Kisi TKA pada Hari Pertama

Pada hari pertama, Jumat (23/10), para asatidz mendalami konsep dan karakteristik Tes Kemampuan Akademik (TKA), dilanjutkan dengan sesi bedah kisi-kisi soal TKA.
Melalui sesi ini, para guru memperkuat pemahaman mengenai kompetensi yang diukur dalam TKA sekaligus mengidentifikasi keterkaitan antara kisi-kisi soal, materi pembelajaran, dan kemampuan yang perlu dikembangkan pada peserta didik.

Pemahaman tersebut menjadi bekal penting bagi guru dalam merancang pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada penyelesaian materi, tetapi juga pada penguatan literasi, numerasi, kemampuan bernalar, dan pemahaman konsep.

Komitmen Bersama untuk Meningkatkan Hasil Belajar

Workshop ini menjadi bagian dari komitmen Al Irsyad Banyuwangi dalam membangun budaya belajar yang berkelanjutan bagi para pendidik. Peningkatan kompetensi guru diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi berlanjut melalui penerapan strategi pembelajaran di kelas, evaluasi berkala, dan kolaborasi antarguru.

Semoga dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama workshop, para guru diharapkan mampu menghadirkan pembelajaran yang semakin berkualitas serta mempersiapkan peserta didik secara lebih optimal dalam menghadapi TKA.

SD-Al Irsyad Banyuwangi terus berikhtiar menghadirkan pendidikan bermutu sebagai bagian dari amanah dan pengabdian dalam membentuk generasi Qur’ani, berkarakter, dan berprestasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *